Header Ads

HUBUNGI KAMI DI WHATSAPP 0819-9994-2518

Dahsyat nya Pena Wartawan, Peluru Yang Di Tembakan

 



Napoleon : Saya Lebih Takut Menghadapi Satu Pena Wartawan Daripada Seribu Bayonet Musuh


Napoleon adalah panglima perang hebat yang telah memimpin berbagai peperangan di Eropa.

Secara historis, Napoleon memenangkan kebanyakan dari perang-perang ini dan hampir semua pertempuran-pertempurannya, dengan cepat memperoleh kendali Eropa.

Dalam persoalan-persoalan sipil, Napoleon mempunyai sebuah pengaruh yang besar dan lama dengan membawa pembaruan liberal ke negara-negara yang ia taklukkan, terutama ke Negara-Negara Rendah, Swiss, Italia, dan sebagian besar Jerman.

Tapi kenapa Napoleon takut dengan pena *Wartawan* . Katanya;" Saya lebih takut menghadapi satu pena wartawan daripada seribu bayonet musuh.”

Ternyata bagi Napoleon yang lebih membahayakan adalah *_wartawan_* . Peluru-peluru yang ditembakkan wartawan adalah huruf-huruf yang membentuk kalimat. Bedanya, jika peluru timah panas mengenai badan tapi peluru huruf itu mengenai otak dan menyusuk hati.

Dari otak itu mengubah kognisi. Dari kognisi mengubah afeksi dan psikomotorik. Lambat laun, wartawan pun bisa mmenggerakkan banyak orang: se-kampung, se-kota, se-provinsi, se-bangsa, dan bahkan se-dunia.

Satu kalimat yang ditembakkan wartawan akan mengenai ribuan bahkan jutaan orang. Dahsyat! Kita tentu masih ingat kasus yang menimpa Presiden Amerika, Bill Clinton. Reputasinya hancur pasca kasus selingkuh dengan Monica Lewinsky terbongkar oleh wartawan.

Itu kenapa pers sangat penting, ia berperan sebagai alat kontrol sebuah negara. Bahkan media digadang-gadang menjadi pilar demoksrasi setelah eksekutif, yudikatif, dan legislatif.


* Team Redaksi

* Penasehat Hukum media zona TV : 

° Brigjen. Pol. P. Adv. Drs. H. Eddy Murdiyono, S.H., M.H. ( LBH EM80, Kantor Hukum ADI 80, PJT Law Firm ).

°Adv. Dance Markus Latupeirissa, S.H. ( PERADI )

* Approved Pemimpin Redaksi 



Diberdayakan oleh Blogger.